Selamat membaca
Sederhana
semoga bermanfaat

judul widget leftbar

Label

Template Information

Random

Diberdayakan oleh Blogger.

assalamu'alaikum, Peluang Bisnis Online Yang Terbukti

infopaytren.com
Tampilkan postingan dengan label Sederhana. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sederhana. Tampilkan semua postingan

Cara Membuat Sale Pisang dengan tradisional

SALE PISANG CARA TRADISIONAL
  1. PENDAHULUAN Buah-buahan merupakan bahan pangan sumber vitamin. Selain buahnya yang dimakan dalam bentuk segar, daunnya juga dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan. Misalnya daun pisang untuk makanan ternak, daun pepaya untuk mengempukkan daging dan melancarkan air susu ibu (ASI) terutama daun pepaya jantan.
    Warna buah cepat sekali berubah oleh pengaruh fisika misalnya sinar matahari dan pemotongan, serta pengaruh biologis (jamur) sehingga mudah menjadi busuk. Oleh karena itu pengolahan buah untuk memperpanjang masa simpannya sangat penting. Buah dapat diolah menjadi berbagai bentuk minuman seperti anggur, sari buah dan sirup juga makanan lain seperti manisan, dodol, keripik, dan sale.
    Pisang dapat dibagi menjadi dua golongan, yaitu :

    1. Pisang yang dimakan dalam bentuk segar, misalnya : pisang ambon, raja sere, raja bulu, susu, seribu, dan emas.
    2. Pisang yang dimakan setelah diolah terlebih dahulu, misalnya : pisang kepok, nangka, raja siam, raja bandung, kapas, rotan, gajah, dan tanduk.
  2. Pisang banyak mengandung protein yang kadarnya lebih tinggi daripada buah-buahan lainnya, namun buah pisang mudah busuk. Untuk mencegah pembusukan dapat dilakukan pengawetan, misalnya dalam bentuk keripik, dodol, sale, anggur, dan lain-lain. Sale pisang merupakan produk pisang yang dibuat dengan proses pengeringan dan pengasapan. Sale dikenal mempunyai rasa dan aroma yang khas.
    Sifat-sifat penting yang sangat menentukan mutu sale pisang adalah warna, rasa, bau, kekenyalan, dan ketahanan simpannya. Sifat tersebut banyak dipengaruhi oleh cara pengolahan, pengepakan, serta penyimpanan produknya. Sale yang dibuat selama ini sering kali mutunya kurang baik terutama bila dibuat pada waktu musim hujan. Bila dibuat pada musim hujan perlu dikeringkan dengan pengeringan buatan (dengan sistem tungju).
    Ada 3 (tiga) cara pembuatan sale pisang, yaitu :

    1. Cara tradisional dengan menggunakan asap kayu;
    2. Cara pengasapan dengan menggunakan asap belerang;
    3. Cara basah dengan menggunakan natrium bisulfit.
    Proses pengasapan dengan menggunakan belerang berguna untuk :
    1. Memucatkan pisang supaya diperoleh warna yang dikehendaki;
    2. Mematikan mikroba (jamur, bakteri);
    3. Mencegah perubahan warna.
  3. BAHAN
    1. Buah pisang 36 kg
    2. Belerang (untuk cara pengasapan) ½ gram (untuk 9 kg sale pisang)
    3. Kayu bakar (untuk cara tradisional) secukupnya
    4. Natrium bisulfit (untuk cara basah) 15 gram/liter air
  4. ALAT
    1. Lemari pengasapan (1x1 m)
    2. Pisau
    3. Tambah (nyiru)
    4. Rak penjemur
    5. Panci
    6. Baskom
    7. Plastik (untuk pembungkus)
    8. Lilin (untuk penutup pembungkus)
    9. Sendok
    10. Kayu bundar atau bambu (untuk memipihkan pisang)
    11. Tungku atau kompor
    12. Merang (jerami).
      ==JIKA ARTIKEL INI BERMANFAAT, BANTU KLIK SALAH SATU IKLAN DIBAWAH INI.............==
  5. CARA PEMBUATAN SALE PISANG CARA TRADISIONAL
    (dengan menggunakan asap kayu)
    1. Kupas pisang yang telah tua dan matang lalu kerok sedikit bagian luarnya agar bersih;
    2. Letakkan pisang di atas tampah lalu asapkan dengan menggunakan asap kayu bakar selama 2 jam;
    3. Jemur pisang di atas rak penjemuran yang beralaskan merang selama 4~5 hari. Sambil dijemur sewaktu-waktu pisang dipipihkan (dipres) dengan kayu bundar atau bambu;
    4. Bungkus sale pisang yang telah dijemur dengan daun pisang kering. Masukkan ke dalam plastik lalu tutup dengan lilin.
  6. DIAGRAM ALIR PEMBUATAN SALE PISANG CARA TRADISIONAL
    Catatan:

    1. Sale pisang yang dihasilkan hanya mencapai 25 % atau seperempat bagian dari berat pisang utuh (masih ada kulitnya). Jenis pisang yang sering dibuat sale adalah : pisang ambon, Untuk keripik pisang manis dapat ditambahkan gula pasir halus pada keripik yang sudah digoreng.
    2. Pemberian rasa pedas dapat dilakukan bersama-sama dengan pemberian gula halus.
  7. DAFTAR PUSTAKA Tri Radiyati, et. Al. Kerupuk keripik. Subang : BPTTG Puslitbang Fisika Terapan-LIPI, 1990. Hal. 15-20.
  8. KONTAK HUBUNGAN Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan, PDII, LIPI, Jl. Jend. Gatot Subroto 10 Jakarta 12910.
    Sumber : Tri Margono, Detty Suryati, Sri Hartinah, Buku Panduan Teknologi Pangan, Pusat Informasi Wanita dalam Pembangunan PDII-LIPI bekerjasama dengan Swiss Development Cooperation, 1993.




PROSES PEMBUATAN JERAMI MENJADI PAKAN TERNAK KAMBING

Memberikan jerami sebagai pakan untuk kambing mungkin akan terasa lebih sulit daripada memberikan jerami kepada sapi. Pada dasarnya pakan kambing memang lebih beragam daripada pakan sapi, sebab kambing mau memakan tanaman pagar, limbah pertanian bahkan sisa makanan rumah tangga. Kesulitan memberikan jerami pada kambing terletak pada cara membiasakan kambing tersebut mengkonsumsi jerami. Kadar serat yang tinggi membuat kambing cenderung tidak menyukai jerami sebagai pakan utama. Namun ada cara sederhana untuk membiasakan kambing mau mengkonsumsi jerami.

Memberikan langsung jerami tanpa diolah sebagai pakan untuk kambing dapat  dilakukan yaitu dengan membiasakan seekor kambing dengan jerami, diawal-awal mungkin kambing tidak suka bahkan tidak mau memakan jerami, bila hal itu terjadi sebainya puasakan kambing dari pakan-pakan lainnya selama seminggu. Artinya selama seminggu kita hanya memberikan jerami sebagai pakan utama kambing. Secara nilai gizi, jerami bukanlah pakan yang mengandung nilai gizi tinggi, namun karena kemudahan dalam mendapatkannya maka jerami ini bisa dijadikan sebagai pakan alternatif.

Salah satu cara untuk meningkatkan nilai gizi jerami yakni dengan melakukan fermentasi, fermentasi ini artinya kita mengurai serat kasar pada jerami agar lebih lembut dan memiliki pertambahan nilai gizi. Kondisi serat yang sudah lembut ini akan membantu Anda membiasakan kambing untuk mengkonsumsi jerami tersebut.

Untuk membuat jerami fermentasi sebagai pakan ternak kambing dapat dilakukan secara sederhana.Berikut beberapa tahapannya.

Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk jerami fermentasi:
Jerami
Urea
Plastik atau dorom
Air.

Cara membuat fermentasi jerami :
Basahi semua jerami dengan air hingga bila di genggam jerami tersebut terasa basah namun jika di angkat tidak ada tetesan-tetesan air, setelah itu tumpukkan jerami setinggi 15 cm dalam plastik atau dorom, sirami dengan urea, selanjutnya tumpuk lagi jerami setinggi 15 cm dari tumpukan pertama dan sirami lagi dengan urea, begitu seterusnya hingga plastik atau dorom penuh.

Cara membuat pakan kambing dari jerami selain dengan fermentasi juga dapat dilakukan dengan menambahkan molases pada jerami yang hendak diberikan pada kambing. Molases adalah tetes tebu, atau hasil sampingan dari pabrik gula, molases ini bisa anda beli di daerah yang memiliki pabrik gula. Harga molases di pasaran saat ini sekitar rp 5000 / liter. Molases ini sangat baik diberikan pada kambing sebagai perasa pakan dan juga sebagai pelengkap nutrisi pakan kambing.

Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Jerami Menjadi Pakan Ternak Kambing, semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.

Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG atau Penyuluh Pertanian/Perternakan yang ada didaerah saudara sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Sumber Artikel : http://kesehatan-ternak.blogspot.com

PROSES PEMBUATAN SABUN DARI MINYAK KELAPA

Sekilas Tentang Sabun 
Ilustrasi Macam-Macam Sabun
Sabun adalah surfaktan yang digunakan dengan air untuk mencuci dan membersihkan. Sabun biasanya berbentuk padatan tercetak yang disebut batang karena sejarah dan bentuk umumnya. Penggunaan sabun cair juga telah telah meluas, terutama pada sarana-sarana publik. Jika diterapkan pada suatu permukaan, air bersabun secara efektif mengikat partikel dalam suspensi mudah dibawa oleh air bersih. Di negara berkembang, deterjen sintetik telah menggantikan sabun sebagai alat bantu mencuci atau membersihkan.
Banyak sabun merupakan campuran garam natrium atau kalium dari asam lemak yang dapat diturunkan dari minyak atau lemak dengan direaksikan dengan alkali (seperti natrium atau kalium hidroksida) pada suhu 80–100 °C melalui suatu proses yang dikenal dengan saponifikasi. Lemak akan terhidrolisis oleh basa, menghasilkan gliserol dan sabun mentah. Secara tradisional, alkali yang digunakan adalah kalium yang dihasilkan dari pembakaran tumbuhan, atau dari arang kayu. Sabun dapat dibuat pula dari minyak tumbuhan, seperti minyak kelapa Sumber :( id.wikipedia.org/wiki/Sabun)

Proses Pembuatan Sabun Minyak Kelapa

Komposisi bahan baku dasar membuat sabun transparan :
  • Asam stearat 700 gram, 
  • Minyak kelapa 2 kg, 
  • NaOH 30 % 2,03 kg, 
  • Glislerin 1,3 kg, 
  • Etanol 1,5 kg, 
  • Gula pasir 750 gram, dan 
  • Coco-DEA 300 gram, 
  • NaCl 20 gram, 
  • Asam sitrat 300 gram, 
  • Air 450 ml, 
  • Cetakan persegi 4 buah ukuran (25x17x5 cm)
Proses atau Cara Membuat Sabun :
  • Asam stearat kita cairkan pada suhu 60 oC selama 15 menit. Lalu tambahkan minyak kelapa dan aduklah hingga merata.
  • Ketika suhu sudah mencapai 70-80 oC tambahkan NaOH dan aduk selama 2-4 menit hingga terbentuk sabun.
  • Tambahkan Gliserin, gula pasir, asam sitrat, etanol, Coco-DEA, NaCl, dan air. Teruskan mengaduk selama 7-10 menit hingga campuran menjadi homogen.
  • Tuangkan campuran ke dalam cetakan dan diamkan selama 24 jam hingga sabun mengeras.
  • Keluarkan sabun transparan dasar yang telah mengeras dari cetakan dan simpan dalam kardus.
Langkah selanjutnya adalah membuat sabun transparan misalnya sabun aneka bentuk yang menggunakan sabun dasar ditambahkan pewarna dan pewangi pada suhu 40 oC

PROSES PEMBUATAN ABON DAGING

Sekilas Tentang Abon 
Abon adalah makanan yang yang terbuat dari serat daging. Penampilannya biasanya berwarna cokelat terang hingga kehitaman. Abon tampak seperti serat, karena didominasi oleh serat-serat otot yang mengering. Karena kering, abon biasanya awet disimpan berminggu-minggu hingga berbulan-bulan dalam kemasan kedap udara. Selain dari bahan dasar daging, ada beberapa abon yang berbahan dasar ikan, seperti ikan tuna, ikan lele, dan belut.
Abon biasanya dimakan sebagai lauk taburan di atas nasi atau bubur ayam, atau sebagai isi lemper. Di Indonesia, daging yang biasa digunakan untuk membuat abon berasal dari daging sapi, sehingga orang mengenal 'abon sapi'. Selain daging sapi, bahan lain yang digunakan adalah ayam, babi, ikan, dan kambing. Di China, abon yang paling lazim adalah abon daging babi yang disebut rousong. Sentra pembuatan abon sapi di Indonesia saat ini ada di daerah Boyolali, Solo, Salatiga, dan sekitarnya. Sedangkan sentra pembuatan abon babi terdapat di Bali.

Proses Pembuatan Abon Daging 
Potongan daging yang telah dibumbui dengan garam dan kecap, direbus dan dididihkan, sehingga serat-serat daging mulai terlepas dan mudah disuwir-suwir. Hal ini karena kandungan kolagen dan elastin zat pengikat otot telah larut oleh air rebusan. Daging yang mulai tercerai-berai hasil rebusan ini kemudian dikeringkan, dapat dengan cara dijemur atau menggunakan oven. Setelah itu daging ini disangrai di atas penggorengan besar sambil ditumbuk-tumbuk. Ketika ditumbuk daging ini membentuk serat-serat daging yang menyerupai gumpalan benang. Saat disangrai ini serat daging ditambahkan bumbu-bumbu penambah rasa, seperti gula jawa dan bawang goreng, terus diaduk hingga benar-benar kering. Selain itu, beberapa abon dengan kualitas rendah sering ditambahkan bahan pengisi, seperti kacang koro pedang, dll.

Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Abon Daging, semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Abon Daging yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

PROSES PEMBUATAN NATA DE COCO

Sekilas Tentang Nata de Coco 

Nata de coco adalah hidangan penutup yang terlihat seperti jeli, berwarna putih hingga bening dan bertekstur kenyal. Makanan ini dihasilkan dari fermentasi air kelapa, dan mulanya dibuat di Filipina. "Nata de coco" dalam bahasa Spanyol berarti "krim kelapa". Krim yang dimaksudkan adalah santan kelapa. Penamaan nata de coco dalam bahasa Spanyol karena Filipina pernah menjadi koloni Spanyol. 

Bibit nata adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi demikian, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersebut, akan dihasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih hingga transparan, yang disebut sebagai nata.
Acetobacter Xylinum dapat tumbuh pada pH 3,5 – 7,5, namun akan tumbuh optimal bila pH nya 4,3, sedangkan suhu ideal bagi pertumbuhan bakteri Acetobacter Xylinum pada suhu 28°– 31 °C. Bakteri ini sangat memerlukan oksigen. Asam asetat atau asam cuka digunakan untuk menurunkan pH atau meningkatkan keasaman air kelapa. Asam asetat yang baik adalah asam asetat glacial (99,8%). Asam asetat dengan konsentrasi rendah dapat digunakan, namun untuk mencapai tingkat keasaman yang diinginkan yaitu pH 4,5 – 5,5 dibutuhkan dalam jumlah banyak. Selain asan asetat, asam-asam organik dan anorganik lain bisa digunakan.

Secara Umum Proses Pembuatan Nata de Coco dapat dijabarkan sebagai berikut :
Bahan-bahan yang kita perlukan, yaitu: 
• 100 liter air kelapa • 100 gram(gr) gula pasir • 500 gram (gr) ZA • 50 mili liter (ml) asam cuka/ asam asetat • 1 sendok makan asam sitrat
Cara membuatnya adalah:
1. 100 liter air kelapa disaring, kemudian ditambahkan dengan: 100 gr gula pasir, 500 gram (gr) ZA 
2. Mendidihkan campuran bahan-bahan nomor 1 di atas, kemudian mematikan api kompor, dan menambah campuran tersebut dengan 50 mili liter (ml) asam cuka/ asam asetat.

Pembuatan starter
Untuk starter bisa diperoleh di toko kimia atau perusahaan yang membuat nata de coco, atau bagi yang ingin membuatnya sendiri bisa dengan cara sebagai berikut :
1. Sediakan buah nanas yang matang dan dikupas kemudian dicuci bersih dan dipotong kecil-kecil untuk memudahkan penghancuran. 
2. Buah nanas yang telah dihancurkan kemudian diperas sari buahnya sampai habis dan ampas nanas dicampur dengan gula pasir serta air dengan perbandingan 6 : 3 : 1 ( Ampas nanas : Air : Gula ) 
3. Campuran diaduk sampai rata dan dimasukan kedalam botol kemudian ditutup dengan kertas disimpan selama 2 minggu sampai terbentuk lapisan putih di atasnya. 
4. Larutan ini merupakan starter untuk pembuatan nata de coco

Pembuatan Nata de Coco
1. Siapkan nampan yang telah disterilisasikan (melalui pemanasan oleh sinar matahari/pencelupan nampan bersih ke dalam air panas). 
2. Memasang karet gelang pada bagian tengah nampan hasil sterilisasi. 
3. Memasukkan air kelapa hasil pendidihan ke dalam loyang ± 1—1,5 liter di setiap loyang, kemudian menutupnya dengan koran dan mengikatnya dengan karet. Setelah itu dibiarkan hingga dingin (memeramnya selama ± 1 hari). 
4. Setelah dingin (± 1 hari) dilakukan inokulasi yaitu menambahkan starter yang telah dibuat ke dalam loyang berisi campuran air kelapa yang telah didinginkan tadi (diperam), dan memeramnya kembali selama 7 hari.

Agar bakteri Acetobacter xilynum dapat bekerja dengan baik, yaitu mengubah glukosa menjadi selulose atau dalam pembentukan lapisan nata maka yang perlu diperhatikan dalam pembuatan nata de coco yaitu kondisi peralatan serta ruangan yang cukup steril.
Apabila kondisi ruangan kurang steril sehingga memungkinkan sirkulasi udara berjalan seperti biasa maka peluang untuk terjadinya kontaminasi pada nata yang diproduksi cukup besar, begitu pula jika peralatan yang digunakan kurang steril maka juga dapat menimbulkan kontaminasi (kerusakan pada lapisan nata yang diproduksi).
Jika nata telah terbentuk, maka kita sudah bisa mengambilnya, Berikut cara-cara mengambilnya:
1. Nata yang terbentuk diambil dan dibuang bagian yang rusak (jika ada), lalu dibersihkan dengan air (dibilas). Kemudian direndam dengan air bersih selama 1 hari. 
2. Pada hari kedua rendaman diganti dengan air bersih dan direndam lagi selama 1 hari. 
3. Pada hari ketiga nata dicuci bersih dan dipotong bentuk kubus (ukuran sesuai selera) kemudian direbus hingga mendidih dan air rebusan yang pertama dibuang. 
4. Nata yang telah dibuang airnya tadi, kemudian direbus lagi dan ditambahkan dengan satu sendok makan asam sitrat.
Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Nata de Coco, semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Nata De Coco yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

PROSES PEMBUATAN SIRUP

Sekilas Tentang Sirup 

Sirup (dari Bahasa Arab شراب sharab, minuman) adalah cairan yang kental dan memiliki kadar gula terlarut yang tinggi, namun hampir tidak memiliki kecenderungan untuk mengendapkan kristal. Viskositas (kekentalan) sirup disebabkan oleh banyaknya ikatan hidrogen antara gugus hidroksil (OH) pada molekul gula terlarut dengan molekul air yang melarutkannya. Secara teknik maupun dalam dunia ilmiah, istilah sirup juga sering digunakan untuk menyebut cairan kental, umumnya residu, yang mengandung zat terlarut selain gula. 
Untuk meningkatkan kadar gula terlarut, biasanya sirup dipanaskan. Larutan sirup menjadi super-jenuh. Sirup juga sering digunakan pada dunia obat-obatan, kuliner serta minuman.(Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Sirup)

Secara umum Proses Pembuatan Sirup  dapat dijabarkan sebagai berikut :
  • Sirup bisa dibuat dengan buah asli atau essense perasa, atau keduanya. Sirup yang dibuat dengan buah asli, hasilnya tidak sejernih sirup yang dibuat dengan essense perasa. Tetapi dari rasa tentu saja yang lebih segar sirup dari buah asli. 
  • Pembuatan sirup harus menggunakan alat-alat yang benar-benar bersih supaya sirup tidak berjamur. Botol harus steril, kering dan tidak berbau. 
  • Gunakan gula pasir putih dan bersih. Ketika memasak gula Anda akan menemukan lapisan busa di permukaan larutan, aduk sebentar lalu teruskan memasak. Busanya akan berkurang, busa yang tersisa dapat Anda buang. 
  • Sirup yang baik harus kental. Untuk itulah campuran larutan gula dan larutan gula harus dimasak kembali. Sirup akan mengkristal kalau terlalu lama dimasak. 
  • Untuk pembuatan sirup murni tanpa tambahan juice buah asli, sebaiknya tambahkan Glukose syrup (beli di tempat penjual bahan kue) sebanyak 100 gram tiap 1Kg gula, agar sirup tidak mengkristal kembali. 
  • Setelah agak dingin baru masukkan pewarna makanan, essense perasa (artificial flavour). 
  • Jika mau diberi pengawet makanan (benzoat) ukurannya 1gr = 1 Kg bahan atau 1L cairan. Caranya Pengawet dicairkan dulu dengan sedikit air, dimasukkan ketika sirup sudah diangkat dari atas kompor, namun masih dalam keadaan agak panas.
Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Sirup, semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Sirup yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

PROSES PEMBUATAN KECAP

Sekilas Tentang Kecap

Ilustrasi Beragam Jenis Kecap Terkenal di Pasaran
Kecap adalah bumbu dapur atau penyedap makanan yang berupa cairan berwarna hitam yang rasanya manis atau asin. Bahan dasar pembuatan kecap umumnya adalah kedelai atau kedelai hitam. Namun ada pula kecap yang dibuat dari bahan dasar air kelapa yang umumnya berasa asin. Kecap manis biasanya kental dan terbuat dari kedelai, sementara kecap asin lebih cair dan terbuat dari kedelai dengan komposisi garam yang lebih banyak, atau bahkan ikan laut. Selain berbahan dasar kedelai atau kedelai hitam bahkan air kelapa, kecap juga dapat dibuat dari ampas padat dari pembuatan tahu. (Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Kecap)

Proses Pembuatan Kecap
Ada beberapa macam bahan baku pembuat kecap, namun kali ini kami akan memposting kecap yang berbahan dasar kedelai.
  • Cuci kedelai dan rendam dalam 3 liter air selama satu malam.
  • Kemudian rebus sampai kulit kedelai menjadi lunak. Tiriskan, dinginkan di tampah.
  • Beri ragi tempe pada kedelai yang didinginkan.
  • Aduk hingga rata dan simpan pada suhu ruang (25-30° Celcius) selama 3-5 hari.
  • Setelah kedelai ditumbuhi jamur yang berwarna putih merata, tambahkan larutan garam.
  • Tempatkan dalam suatu wadah dan biarkan selama 3-4 minggu pada suhu ruang.
  • Batas maksimum Cara Membuat Kecap dalam proses penggaraman ini adalah dua bulan.
  • Segera tuangkan air bersih, masak hingga mendidih lalu saring.
  • Cara Membuat Kecap dengan memasukkan kembali hasil saringan, tambahkan gula merah dan bumbu-bumbu.
  • Bumbu ini (kecuali daun salam, daun jeruk dan serai) digiling halus dulu dan campur hingga rata.
  • Banyaknya pemakaian gula merah tergantung untuk kecap asin atau kecap manis (lihat: catatan).
  • Setelah semua bumbu dicampurkan ke dalam hasil saringan, masak sambil terus diaduk-aduk.
  • Perebusan dihentikan apabila sudah mendidih dan tidak berbentuk buih lagi.
  • Setelah adonan tersebut masak, dinginkan dan saring dengan kain saring.
  • Selesailah Cara Membuat Kecap
  • Kecap siap untuk dikemas.
Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Kecap semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.
Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Proses Pembuatan Kecap yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan
 
Sumber Artikel  : cara-membuat.org

PROSES PEMBUATAN TAHU

Sekilas Tentang Tahu

Tahu adalah makanan yang dibuat dari kacang kedelai yang difermentasikan dan diambil sarinya. Berbeda dengan tempe yang asli dari Indonesia, tahu berasal dari Cina, seperti halnya kecap, tauco, bakpau, dan bakso. Tahu adalah kata serapan dari bahasa Hokkian (tauhu) (Hanzi: 豆腐, hanyu pinyin: doufu) yang secara harfiah berarti "kedelai yang difermentasi". Tahu pertama kali muncul di Tiongkok sejak zaman Dinasti Han sekitar 2200 tahun lalu. Penemunya adalah Liu An (Hanzi: 劉安) yang merupakan seorang bangsawan, cucu dari Kaisar Han Gaozu, Liu Bang yang mendirikan Dinasti Han.
Di Jepang dikenal dengan nama tofu. Dibawa para perantau China, makanan ini menyebar ke Asia Timur dan Asia Tenggara, lalu juga akhirnya ke seluruh dunia. Di Kediri tahu kuning menjadi makanan khas. Ada pula mengenai sejarah tahu kuning. Sebagaimana tempe, tahu dikenal sebagai makanan rakyat. Beraneka ragam jenis tahu yang ada di Indonesia umumnya dikenal dengan tempat pembuatannya, misalnya tahu Sumedang dan tahu Kediri. Aneka makanan dari tahu antara lain tahu bacem, tahu bakso, tahu isi (tahu bunting), tahu campur, perkedel tahu, kerupuk tahu, dan lain-lain.(Sumber : id.wikipedia.org/wiki/Tahu)

Secara Garis Besar Proses Pembuatan Tahu dapat saya jabarkan sebagai berikut :

  • Plih kedelai yang bersih dan besar ukurannya, kemudian cuci sampai bersih. 
  • Rendam kedelai dalam air bersih selama 8 jam, Usahakan seluruh kedelai tenggelam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang. 
  • Bersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali kali. Usahakan kedelai ini sebersih mungkin untuk menghindari kedelai cepat masam. 
  • Hancurkan kedelai dengan cara ditumbuk dan secara perlahan tambahkan air sedikit-demi sedikit sehingga kedelainya berbentuk bubur. 
  • Masak bubur kedelai dengan hati-hati pada suhu 70-80 derajat (biasanya ditandai dengan gelembung kecil yang muncul pada kedelai yang dimasak). Ingat untuk menjaga agar kedelai jangan sampai mengental. 
  • Saring bubur kedelai tersebut bersama batu tahu atau asam cukup, sambil diaduk secara perlahan. Proses ini akan menghasilkan endapan tahu (gumpalan). 
  • Endapan itu kemudian siap untuk di press dan di cetak sesuai ukuran dan keinginan anda
  • Taruh di dalam cetakan, kemudian taruh pemberat yang berfungsi untuk menekan ampas supaya kandungan airnya benar-benar habis.
  • Keluarkan tahu dari cetakan, potong sesuai selera, dan siap dikonsumsi 
Sekian postingan tentang Proses Pembuatan Tahu, semoga menambah info bagi kita sehingga mampu mendorong timbulnya ide bisnis baru yang dapat kita kerjakan agar pengganguran di negeri kita berkurang dan ekonomi keluarga kita meningkat.

Postingan yang saya jabarkan mungkin saja secara detail kurang lengkap, saran saya bagi yang ingin serius berusaha ada baiknya bertanya kepada penyuluh TTG yang ada didaerah saudara atau membeli buku Membuat Tahu yang dilengkapi gambar sehingga pada prakteknya tidak salah dan merugikan baik untuk pribadi (modal dan waktu) maupun bagi lingkungan

Bagi yang ingin menjadikan tahu sebagai masakan terutama menjadi Nungget Tahu, silahkan intip resepnya di http://balekuliner.blogspot.com/2013/05/resep-nugget-tahu.html

    MENGENAL TERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA


    Teknologi tepat guna adalah teknologi yang dirancang bagi suatu masyarakat tertentu agar dapat disesuaikan dengan aspek-aspek lingkungan, keetisan, kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi masyarakat yang bersangkutan. Dari tujuan yang dikehendaki, teknologi tepat guna haruslah menerapkan metode yang hemat sumber daya, mudah dirawat, dan berdampak polutif minimalis dibandingkan dengan teknologi arus utama, yang pada umumnya beremisi banyak limbah dan mencemari lingkungan.

    Istilah ini biasanya diterapkan untuk menjelaskan teknologi sederhana yang dianggap cocok bagi negara-negara berkembang atau kawasan perdesaan yang kurang berkembang di negara-negara industri maju. Bentuk dari "teknologi tepat guna" ini biasanya lebih bercirikan solusi "padat karya" daripada "padat modal". Kendati perangkat hemat pekerja juga digunakan, ia bukan berarti berbiaya tinggi atau mahal ongkos perawatan. Pada pelaksanaannya, teknologi tepat guna seringkali dijelaskan sebagai penggunaan teknologi paling sederhana yang dapat mencapai tujuan yang diinginkan secara efektif di suatu tempat tertentu. Di negara maju, istilah teknologi tepat guna memiliki arti yang berlainan, seringkali merujuk pada teknik atau rekayasa yang berpandangan istimewa terhadap ranting-ranting sosial dan lingkungan.

    Terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) merupakan proses Kegiatan alih teknologi yang relatif sederhana, mudah diterapkan sebagai sarana produksi barang dan jasa pada usaha skala ekonomi yang produktif, dan mampu memperluas kesempatan kerja dan menyerap tenaga kerja bagi pengangguran maupun setengah penganggur”. Program kewirausahaan dalam rangka perluasan kesempatan kerja melalui kegiatan terapan teknologi tepat guna (TTG) diharapkan dapat meningkatkan sekaligus memberdayakan ekonomi rumah tangga masyarakat.

    Tes Paragraf

    Judul widget rightbar

    Popular Post

    Template Oleh trikmudahseo