Selamat membaca
cara memelihara
semoga bermanfaat

judul widget leftbar

Label

Template Information

Random

Diberdayakan oleh Blogger.

assalamu'alaikum, Peluang Bisnis Online Yang Terbukti

infopaytren.com
Tampilkan postingan dengan label cara memelihara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label cara memelihara. Tampilkan semua postingan

Cara Menanam Coklat / kakao

Kakao sebagai bahan dasar pembuatan coklat mempunyai prospek bisnis yang bagus. Banyak orang yang berniat membudidayakan kakao karena keuntungan yang didapatkan lumayan besar. Namun dalam proses budidaya kakao tersebut prosesnya tidak sesederhana tanaman-tanaman lain. Kakao membutuhkan perhatian khusus supaya hasil panennya maksimal dan berkualitas. Selain persiapan lahan yang harus dilakukan dengan matang dan juga pembibitan yang memerlukan proses panjang. Penanaman Kakao juga memiliki beberapa langkah yang hars diperhatikan bagi para calon pembudidaya coklat mentah ini. Berikut adalah langkah-langkah dalam penanaman kakao:

Pengajiran
a. Ajir dibuat dari bambu tinggi 80 - 100 cm.
b. Pasang ajir induk sebagai patokan dalam pengajiran selanjutnya.
Untuk meluruskan ajir gunakan tali sehingga diperoleh jarak tanam yang sama.

Lubang Tanam
a. Ukuran lubang tanam 60 x 60 x 60 cm pada akhir musim hujan.
b. Berikan pupuk kandang yang dicampur dengan tanah (1:1) ditambah pupuk TSP 1-5 gram per lubang.

Tanam Bibit
1. Pada saat bibit kakao ditanam, pohon naungan harus sudah tumbuh baik dan naungan sementara sudah berumur 1 tahun.
2. Penanaman kakao dengan system tumpang sari tidak perlu naungan, misalnya tumpang sari dengan pohon kelapa
3. Bibit dipindahkan ke lapangan sesuai dengan jenisnya, untuk kakao Mulia ditanam setelah bibit umur 6 bulan, Kakao Lindak umur 4-5 bulan
4. Penanaman saat hujan sudah cukup dan persiapan naungan harus sempurna. Saat pemindahan sebaiknya bibit kakao tidak tengah membentuk daun muda (flush).

Setelah proses penanaman berjalan dengan baik maka yang perlu dilakukan oleh para pembudidaya adalah perawatan. Secara keseluruhan, perawatan tanaman Kakao ini tidak berbeda jauh dengan tanaman lain, yaitu penyiraman dilakukan 2 kali sehari (pagi dan sore) sebanyak 2-5 liter/pohon. Setelah itu, dibuat lubang pupuk disekitar tanaman dengan cara dikoak. Pupuk dimasukkan dalam lubang pupuk kemudian ditutup kembali

Cara Menanam Cuba (hemianthus callitrichoides)

Hemianthus callitrichoides adalah salah satu tanaman aquarium terkecil di dunia, daunnya berukuran beberapa milimeter tumbuh merambat dan bergerombol sehingga tanaman ini sangat cocok bila dijadikan tanaman bagian depan pada aquascape.

Menanam dalam  ukuran kecil dengan jarak beberapa centimeter dalam waktu 3 - 6 minggu akan menutup bagian depan seperti karpet.  Hemianthus callitrichoides (HC cuba) merupakan tanaman yang sangat menarik dan cocok untuk aquarium ukuran kecil.



Nama Spesies: Hemianthus callitrichoides 'cuba'
Synonym: Dwarf Helzine
Location: Cuba
Genus: Hemianthus
Family: Scrophulariaceae
Country: North America
Growth Rate: Moderate
Lighting: Low - High
pH Tolerance: 5.0-7.0
Hardness Tolerance: Very Soft - Hard
Demands: Moderate
Plant Type: Stem
Harga: -
Can Be Grown Emersed : Yes

Tanaman ini lebih mudah ditanam dengan cara emerse / darat (Dry Start Method) DSM dalam istilah aquascape. Dengan catatan kondisi harus lembab dan suhu harus dibawah 28 derajat Celcius jika ingin tumbuh optimal (meski pernah dilakukan percobaan tetap tumbuh baik dengan kelembapan 30 derajat Celcius). Dengan cara di semprot setiap pagi dan sore dengan itensitas cahaya cukup, 3 - 4 minggu tanaman ini akan tumbuh optimal.  

Untuk merubah dari daun darat ke air dalam sebuah aquarium, diperlukan beberapa kondisi atau syarat yang harus di lakukan. HC cuba membutuhkan cahaya lebih dari 1 watt / liter, suhu 25 - 28 derajat Celcius. Dan pemberian CO2 15-25 mg liter (sumber : tropica). Waktu yang diperlukan minimal 3 minggu tergantung juga dengan media tanam yang digunakan. Pupuk tancap sangat disarankan sebelum ataupun sesudah menanam, pemberian pupuk cair micro dan macro bisa disesuaikan setiap 1x / minggu.

Jika dimulai dari emerse, disarankan pada 1 minggu pertama rutin setiap hari ganti air sebanyak 30 - 50 % dari total volume isi aquarium. Minggu ke 2 menjadi 2-3 hari sekali ganti air sebanyak 30 - 50 %, hingga minggu ke 4 bisa melakukan pergantian air sekali dalam 1 minggu. Intensitas cahaya harus lebih dari cukup, agar pertumbuhan tanaman ini bisa optimal. 

Cara Memelihara Ikan Hias Jenis Tetra

Jenis-jenis ikan TETRA terkenal cukup indah. Bermacam-macam jenis tetra yang dikenal di Indonesia seperti Green Tetra, Blue Tetra, Silver Tetra, Neon Tetra & banyak lagi yang lain. Pada tulisan ini diketengahkan jenis neon tetra yang berasal dari sungai Amazon Amerika, dan telah berkembang biak di Indonesia. Ikan Neon Tetra (Hyphessobryconnesi), ikan hias ini termasuk ke dalam kelompok ikan hias yang paling menarik. Tubuhnya berjalur merah danbiru hijau sepanjang tubuhnya dari insang sampai ekornya. Ikan hias ini mudah dipelihara, kuat dan tidak gampang sakit/mati.
2. CARA MEMBIAKAN
Cara membiakkan ikan jenis ini masih cukup sulit dan memerlukan ketekunan serta pengalaman yang lama. Adapun untuk membiakan ikan ini di perlukan syarat-syarat tertentu antaralain:
  1. Air harus steril dan bersifat asam (pH lebih kecil dari 6,4)
  2. Senang pada tempat yang gelap.
  3. Suhu sekitar 20°C
Cara membedakan jantan dan betina ikan hias neon tetra adalah sebagai berikut:
  • Jantan Betina
    Bentuk agak panjang Bulat pendek dan perut membesar Garis neon lurus Garis agak bengkok
  • Cara membiakkannya:
    1. Pisahkan induk-induk neon tetra.
    2. Air hujan ditampung dan didiamkan sampai + 2 minggu.
    3. Tempat yang dipergunakan untuk membiakkan, ikan tersebut dibersihkan ter lebih dahulu dan dicuci dengan tawas.
    4. Masukkan air hujan tersebut kedalam tempat pemijahan.
    5. Tetesi dengan air rendaman kayu asam.
    6. Didiamkan 2 ~ 3 hari.
    7. Masukkan tanaman atau daun-daunan untuk meletakkan telur neon tetra tersebut.
    8. Masukkan induk tetra yang telah dipisahkan terlebih dahulu.
    9. Tutuplah tempat tersebut dan berilah lubang cahaya sedikit agar supaya dapat melihat gerak-gerik ikan tersebut.
    10. Jika terlihat jantan dan betina saling berkejar-kejaran, maka + 3 hari kemudian sudah terlihat telur-telur yang menempel pada daun atau akar yang telah disediakan.
    11. Pindahkan induknya dan ditutup dengan kain hitam hingga tidak ada cahaya yang masuk.
    12. Selama + 3 hari telur neon tetra tersebut menetas.
    13. Anak ikan ini dapat diberi makanan infusoria yakni bakteri pembusuk pada daun kubis/kol yang dibusukkan setetes demi tetes.
    14. Setelah + 2 - 3 minggu penutup sudah boleh dibuka kembali.
    15. Kemudian akan terlihat anak-anak ikan tetra.
      Di daerah panas seperti Jakarta sebaiknya membiakkan Tetra ini dilakukan dikamar mandi yang hawanya lembab dan dingin.
3. SUMBER
Dinas Perikanan, Pemerintah DKI Jakarta, Jakarta, 1996
4. KONTAK HUBUNGAN
Dinas Perikanan DKI Jakarta, Jl. Medan Merdeka Selatan No. 8 - 9, Blok G Lantai 21, Jakarta Pusat, Tel. 021 359363
==TEKNOLOGI TEPAT GUNA== TERIMA KASIH ATAS SARAN DAN KUNJUNGAN ANDA.............




Tes Paragraf

Judul widget rightbar

Popular Post

Template Oleh trikmudahseo